{"id":3631,"date":"2025-08-11T13:57:35","date_gmt":"2025-08-11T13:57:35","guid":{"rendered":"https:\/\/rajawalinews.net\/?p=3631"},"modified":"2025-08-11T13:57:35","modified_gmt":"2025-08-11T13:57:35","slug":"dunia-pers-berduka-teror-kriminalisasi-dan-pembantaian-wartawan-terjadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rajawalinews.net\/?p=3631","title":{"rendered":"Dunia PERS Berduka : Teror, Kriminalisasi dan Pembantaian Wartawan Terjadi"},"content":{"rendered":"<p>RAJAWALINEWS , Medan, 11 Agustus 2025 \u2013 Kebebasan pers di Indonesia kini berada dalam kondisi darurat. Serentetan kekerasan terhadap jurnalis\u2014mulai dari intimidasi, teror, kriminalisasi, hingga pembunuhan\u2014terjadi hampir tanpa jeda di berbagai daerah. Situasi ini tidak hanya mengancam keselamatan wartawan, tetapi juga menggerogoti fondasi demokrasi yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999.<\/p>\n<p>Dengan hanya bersenjatakan pena, kamera, dan payung hukum, jurnalis di lapangan tetap nekat mengungkap kasus korupsi, mafia sumber daya alam, praktik perjudian, hingga kejahatan terorganisir yang seringkali melibatkan oknum berseragam negara. Namun, keberanian itu kerap dibayar mahal\u2014dengan luka, teror, bahkan nyawa.<\/p>\n<p>\u201cPers adalah pilar keempat demokrasi. Tapi saat ini, dunia pers sedang tidak baik-baik saja,\u201d tegas KH. R. Syahputra, Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Sumatera Utara. \u201cJurnalis bekerja tanpa gaji negara, tanpa perlengkapan pelindung, tapi kontribusinya besar membongkar kejahatan yang merugikan rakyat. Negara wajib memberi perlindungan maksimal.\u201d<\/p>\n<p>Rangkaian Kekerasan Brutal di Lapangan<\/p>\n<p>Fakta lapangan menunjukkan pola kekerasan yang kian brutal dan sistematis:<\/p>\n<p>Kabupaten Karo, Sumut \u2013 Wartawan yang mengungkap perjudian ilegal diserang, rumahnya dibakar, dan keluarganya diteror.<\/p>\n<p>Pangkalpinang, Bangka Belitung \u2013 Wartawan Adityawarman dibantai secara keji hingga tewas.<br \/>\nPekanbaru, Riau \u2013 Enam wartawan dikeroyok sekitar 40 orang saat meliput dugaan mafia BBM di SPBU Tabe Gadang<\/p>\n<p>Data Eksklusif Tren Kekerasan Pers (2020\u20132025)<br \/>\nBerdasarkan kompilasi data organisasi pers dan catatan lapangan<\/p>\n<p>Tahun Kasus Intimidasi Penganiayaan Kriminalisasi Pembunuhan<br \/>\n2020 62 28 14 3<br \/>\n2021 75 32 17 2<br \/>\n2022 81 37 21 4<br \/>\n2023 94 41 26 5<br \/>\n2024 102 49 33 4<br \/>\n2025* 67 31 19 3<br \/>\n*Data 2025 dihimpun hingga awal Agustus<\/p>\n<p>Timeline Kasus Besar yang Menjadi Sorotan Publik<\/p>\n<p>Mei 2023 \u2013 Kabupaten Karo, Sumut<br \/>\nWartawan investigasi judi ilegal diserang di rumahnya. Rumah dibakar, keluarga diteror. Laporan masuk ke Polres Karo, tetapi hingga kini tidak ada Dalang tersangka yang diproses ke pengadilan.<\/p>\n<p>Agustus 2023 \u2013 Pangkalpinang, Bangka Belitung<br \/>\nAdityawarman, wartawan media lokal, ditemukan tewas dengan luka bacok. Polisi sempat menangkap beberapa orang, namun proses hukum terhenti di tahap penyidikan. Motif dugaan terkait liputan tambang timah ilegal.<\/p>\n<p>Februari 2024 \u2013 Lampung Timur<br \/>\nWartawan lokal diculik usai menulis berita dugaan korupsi proyek infrastruktur desa. Korban ditemukan dalam keadaan terluka parah. Laporan ke Polda Lampung hanya menghasilkan SP2HP tanpa perkembangan.<\/p>\n<p>Juni 2024 \u2013 Mandailing Natal, Sumut<br \/>\nWartawan yang menginvestigasi dugaan pembalakan liar dipukul dan alat kerjanya dirampas. Pelaku diduga terafiliasi dengan perusahaan HPH besar. Kasus berhenti di tahap klarifikasi.<\/p>\n<p>Agustus 2025 \u2013 Pekanbaru, Riau<br \/>\nEnam wartawan dikeroyok sekitar 40 orang saat meliput dugaan mafia BBM di SPBU Tabe Gadang. Hingga kini, belum ada satupun pelaku yang ditahan meski bukti video tersebar luas.<\/p>\n<p>Analisis Kelemahan Penegakan Hukum<\/p>\n<p>Respon Lambat \u2013 Laporan sering tidak diproses dalam waktu cepat, bahkan terkesan diulur.<br \/>\nPasal Karet \u2013 UU ITE dan pasal pencemaran nama baik digunakan untuk membalik kriminalisasi terhadap korban.<br \/>\nIntervensi Politik &amp; Oknum Aparat \u2013 Kasus yang menyentuh kepentingan tokoh atau pejabat kerap mandek.<br \/>\nTidak Ada Sistem Perlindungan Darurat \u2013 Jurnalis tidak punya akses ke safe house, pengawalan, atau bantuan hukum negara.<\/p>\n<p>KH.R.Syahputra menegaskan, perlindungan pers bukan sekadar isu profesi, tetapi menyangkut keberlangsungan demokrasi dan hak publik atas informasi.<\/p>\n<p>\u201cPers diakui dunia sebagai benteng informasi publik. Jika benteng ini runtuh, maka demokrasi Indonesia ikut roboh,\u201d pungkasnya. (Tim AKPERSI)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>RAJAWALINEWS , Medan, 11 Agustus 2025 \u2013 Kebebasan pers di Indonesia kini <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/rajawalinews.net\/?p=3631\" title=\"Dunia PERS Berduka : Teror, Kriminalisasi dan Pembantaian Wartawan Terjadi\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"googlesitekit_rrm_CAow3uLBDA:productID":"","footnotes":""},"categories":[20,19],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-3631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-insurances","category-global-trade"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3631"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3634,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3631\/revisions\/3634"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3631"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/rajawalinews.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fnewstopic&post=3631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}