Dua Hari Diburu Konfirmasi, Lurah Pandau Hulu 2 Tak Kunjung Ditemui — Ada Apa dengan Temuan Dugaan Pungli Iuran Sampah???

Daerah, Hukum, News85 Dilihat

RAJAWALINEWS – MEDAN — Upaya Tim RajawaliNews untuk meminta klarifikasi terkait temuan dugaan pungutan liar (pungli) iuran sampah di Kelurahan Pandau Hulu 2, Kecamatan Medan Area, kembali menemui jalan buntu.Rabu (26-08-2026).

Memasuki hari kedua, tim kembali mendatangi Kantor Lurah Pandau Hulu 2 untuk meminta konfirmasi langsung kepada Lurah terkait dugaan pungutan iuran sampah yang menjadi perhatian masyarakat.

Namun, hingga kedatangan kedua tersebut, Lurah Pandau Hulu 2 disebut masih sulit ditemui. Bahkan, ketika tim berupaya meminta bantuan Sekretaris Lurah, staf kelurahan maupun kepala lingkungan (kepling) untuk mendapatkan akses komunikasi dengan Lurah, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Tim juga berupaya meminta kontak WhatsApp Lurah agar pertanyaan konfirmasi dapat disampaikan secara langsung. Namun, akses komunikasi tersebut juga disebut sulit diperoleh.

Kondisi ini tentu menimbulkan tanda tanya. Ketika ada dugaan persoalan pelayanan publik dan pungutan yang menyangkut masyarakat, ke mana warga dan awak media harus meminta penjelasan?

Sebagai pejabat publik, Lurah memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan berbagai persoalan yang terjadi di wilayah kerjanya mendapatkan penanganan dan penjelasan yang transparan.

RajawaliNews menegaskan, kedatangan tim bukan untuk menghakimi atau menyimpulkan seseorang bersalah.

Konfirmasi justru merupakan hak jawab bagi pihak yang namanya maupun jabatannya berkaitan dengan pemberitaan.

Namun, ketika konfirmasi sulit diperoleh selama dua hari berturut-turut, publik tentu berhak mempertanyakan: mengapa seorang pejabat publik begitu sulit ditemui ketika masyarakat membutuhkan penjelasan?

Temuan dugaan pungli iuran sampah tersebut masih sebatas dugaan dan perlu diklarifikasi secara berimbang. Karena itu, RajawaliNews tetap membuka ruang bagi Lurah Pandau Hulu 2, pihak Kecamatan Medan Area maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan.

Publik tidak membutuhkan pejabat yang sulit ditemukan ketika ada persoalan. Publik membutuhkan transparansi, keterbukaan dan keberanian untuk menjelaskan setiap dugaan persoalan yang menyentuh kepentingan masyarakat.

RajawaliNews akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan penelusuran berdasarkan prinsip jurnalistik serta memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak terkait.(Muchlis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *